Tanda dan Gejala Penyakit Jantung Pada Wanita? Apakah Berbeda?

December 16, 2016

Tanda-tanda dan gejala penyakit jantung koroner (PJK) mungkin berbeda antara wanita dan pria. Beberapa wanita yang memiliki penyakit jantung koroner tidak memiliki tanda-tanda atau gejala. Ha ini disebut dengan silent PJK. Silent PJK mungkin tidak terdiagnosis sampai seorang wanita tersebut memiliki tanda-tanda dan gejala serangan jantung, gagal jantung, atau aritmia (detak jantung tidak teratur). Gejala umum dari penyakit jantung koroner adalah angina. Angina sendiri merupakan rasa nyeri dada atau ketidaknyamanan yang terjadi ketika otot jantung Anda tidak mendapatkan darah yang kaya akan oksigen.

Pada pria, sering muncul gejala angina yaitu rasa seperti tertekan atau teremas di dada. Perasaan ini dapat menjalar hingga lengan. Wanita juga memiliki gejala angina, namun wanita cenderung mendeskripsikan rasa yang tajam, rasa nyeri dada seperti terbakar serta lebih memungkinkan untuk merasakan sakit di leher, rahang, tenggorokan, perut, ataupun punggung. Gejala angina pada pria pun cenderung memburuk dengan aktivitas fisik dan hilang dengan istirahat, sedangkan wanita lebih mungkin memiliki gejala angina saat mereka sedang beristirahat atau tidur dibandingkan pria .

Wanita yang memiliki penyakit mikrovaskuler koroner, gejala angina dapat sering terjadi saat kegiatan rutin sehari-hari, seperti belanja atau memasak. Stres mental juga berpengaruh dalam memicu gejala penyakit jantung pada wanita, yaitu gejala angina dibandingkan pada pria. Tingkat keparahan angina bervariasi. Rasa sakit bisa menjadi lebih buruk maupun lebih sering terjadi akibat penumpukan plak yang terus-menerus sehingga mempersempit arteri koroner (jantung).

Tanda dan Gejala Komplikasi Penyakit Jantung Koroner

  1. Serangan jantung

Gejala serangan jantung yang paling umum pada pria dan wanita adalah nyeri dada atau rasa tidak nyaman. Namun, hanya sebagian dari wanita mengalami serangan jantung mengeluh nyeri dada. Wanita lebih mungkin untuk mengeluh rasa sakit pada leher, gangguan pencernaan, mulas, mual, muntah, kelelahan, ataupun masalah pernapasan.dibandingkan pria.

Serangan jantung juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada tubuh seperti pada satu atau kedua lengan, punggung, leher, rahang, atau bagian atas perut. Gejala serangan jantung lainnya adalah pusing dan pusing ini lebih sering terjadi pada wanita, sementara pria lebih sering mengalami keringat dingin serta nyeri di lengan kiri selama serangan jantung.

  1. Gagal jantung 

Gagal jantung adalah suatu kondisi di mana jantung Anda tidak dapat memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh Anda. Gagal jantung tidak berarti bahwa jantung Anda telah berhenti atau akan berhenti bekerja. Ini berarti bahwa Anda sudah harus mmbatasi aktivitas sehari-hari.

Gagal jantung menyebabkan sesak napas dan kelelahan yang cenderung meningkat dengan aktivitas fisik. Gagal jantung juga dapat menyebabkan pembengkakan di kaki, pergelangan kaki, perut, serta vena di leher.

  1. Aritmia

Aritmia adalah masalah dengan tingkat atau irama detak jantung. Selama aritmia, jantung bisa mengalami denyut yang terlalu cepat, terlalu lambat, ataupun irama yang tidak teratur.

Beberapa orang menggambarkan aritmia sebagai perasaan berdebar atau rasa ketukan yang berlebihan di dada mereka. perasaan ini disebut dengan palpitasi. Beberapa aritmia dapat menyebabkan jantung Anda secara tiba-tiba berhenti berdetak. Kondisi ini disebut dengan serangan jantung mendadak yang menyebabkan hilangnya kesadaran serta kematian jika tidak segera diobati.

Maka dapat disimpulkan bahwa gejala penyakit jantung pada wanita bisa berbeda atau bahkan sama dengan pria tergantung kepada tingkat keparahan dari penyempitan arteri koroner (aterosklerosis). Kenalilah gejala tersebut, dan segera lakukan penanganan yang tepat agar tidak menimbulkan komplikasi yang fatal.

Leave a Comment