Anda Sering Mengalami Kesulitan Ereksi?? Periksakan Jantung Anda Segera!!

December 28, 2016

Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi yang cukup kuat saat melakukan seks. Disfungsi ereksi dapat menjadi salah satu dari tanda-tanda saluran jantung tersumbat maupun tanda peringatan awal dari masalah jantung saat ini atau masa depan. Sama artinya, apabila Anda memiliki penyakit jantung, dan mendapatkan pengobatan yang tepat dapat membantu keluhan disfungsi ereksi Anda.

Bagaimana Hubungan Antara Disfungsi Ereksi Dan Penyakit Jantung Koroner?

Penumpukan plak di arteri tubuh Anda (aterosklerosis) yang terjadi sejak lama, diyakini menjadi alasan mengapa disfungsi ereksi sering menjadi salah satu dari tanda-tanda saluran jantung tersumbat maupun tanda awal dari masalah jantung. Mekanismenya adalah bahwa penumpukan plak bisa terjadi di seluruh pembuluh darah, termasuk arteri penis sehingga mengurangi aliran darah di penis, dan membuat ereksi menjadi sulit.

Disfungsi ereksi yang disebabkan oleh penyakit jantung lebih sering disebabkan oleh disfungsi dari lapisan dalam pembuluh darah (endotelium) dan otot polos. disfungsi endotel menyebabkan pasokan darah ke jantung tidak memadai dan gangguan aliran darah ke penis, serta membantu dalam perkembangan aterosklerosis.

Seberapa Kuat Hubungan Antara Disfungsi Ereksi Dan Penyakit Jantung Koroner?

Disfungsi ereksi tidak selalu menunjukkan adanya penyakit jantung yang mendasari. Namun, penelitian menunjukkan bahwa pria dengan disfungsi ereksi yang tidak memiliki penyebab yang jelas seperti trauma, serta yang tidak memiliki gejala penyakit jantung koroner harus diskrining untuk penyakit jantung sebelum memulai pengobatan.

Apa Sajakah Faktor Risikonya?

Selain berbagai proses penyakit yang umum, disfungsi ereksi dan penyakit jantung juga memiliki banyak faktor risiko, termasuk:

  • Pria yang memiliki diabetes berisiko tinggi mengalami disfungsi ereksi dan penyakit jantung.
  • Penggunaan tembakau. Merokok meningkatkan risiko Anda terkena penyakit pembuluh darah dan dapat menyebabkan disfungsi ereksi.
  • Konsumsi alkohol. Minum terlalu banyak alkohol dapat menyebabkan penyakit jantung serta bisa saja berkontribusi terhadap penyebab penyakit jantung lain, seperti tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi. Alkohol juga dapat mengganggu ereksi.
  • Tekanan darah tinggi. Seiring berjalannya waktu, tekanan darah tinggi dapat merusak lapisan arteri dan mempercepat proses aterosklerosis. Disamping itu, penggunaan obat tekanan darah tinggi tertentu, seperti diuretik thiazide, juga dapat mempengaruhi fungsi seksual.
  • Kolesterol Tinggi. Kadar kolesterol low-density lipoprotein (LDL, atau ” lemak jahat”) yang tinggi dapat menyebabkan aterosklerosis.
  • Ketika anda beranjak tua, ereksi mungkin akan memakan lebih banyak waktu untuk mengembangkan atau mungkin tidak kuat. Semakin muda Anda, semakin besar kemungkinan bahwa disfungsi ereksi merupakan tanda dari penyakit jantung. Pria muda yang usianya kurang dari 50 tahun berisiko sangat tinggi. Sedangkan pria yang berusia lebih dari 70 tahun, disfungsi ereksi jauh lebih kecil kemungkinannya untuk menjadi tanda penyakit jantung.
  • Kelebihan berat badan biasanya memperburuk faktor risiko lain untuk penyakit jantung.
  • Testosteron rendah. Pria dengan kadar testosteron yang rendah memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami disfungsi ereksi serta penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan pria dengan kadar testosteron yang normal.

Apa Saja Pilihan Pengobatan Untuk Disfungsi Ereksi Yang Disebabkan Oleh Penyakit Jantung?

Jika dokter Anda mencurigai bahwa Anda memiliki risiko penyakit jantung yang terlihat dari tanda-tanda saluran jantung tersumbat, maka dapat dipertimbangkan untuk mengubah gaya hidup. Meningkatkan aktivitas fisik Anda, menjaga berat badan yang optimal, berhenti merokok dan tidak mengonsumsi alkohol. Namun, pemeriksaan lebih lanjut atau pengobatan mungkin diperlukan jika Anda memiliki tanda-tanda dan gejala penyakit jantung yang lebih serius.

Jika Anda memiliki kedua keluhan yakni disfungsi ereksi dan penyakit jantung, berbicaralah dengan dokter Anda tentang pilihan pengobatan. Jika Anda mengonsumsi obat jantung tertentu, terutama nitrat, sangat tidak aman apabila menggunakan banyak obat untuk mengobati disfungsi ereksi.

Posted in Informasi by dr. Ayu Indah Lestari | Tags: ,

Leave a Comment