Sudahkah Anda Mengonsumsi Antioksidan Hari ini ??

December 31, 2016

Antioksidan sering sekali disebut baik dalam diskusi tentang kesehatan serta cara pencegahan penyakit maupun melalui iklan. Zat ini sebagian besar berasal dari buah-buahan segar dan sayuran yang kita makan. Manfaat antioksidan sangat penting untuk kesehatan, karena apabila radikal bebas dibiarkan begitu saja dalam tubuh kita, maka akan dapat menyebabkan berbagai macam penyakit.

Antioksidan dan Radikal Bebas

Tubuh manusia secara alami memproduksi radikal bebas juga antioksidan yang bertugas untuk melawan efek kerusakannya. Namun, dalam banyak kasus, kadar radikal bebas tersebut jauh lebih tinggi, melebihi antioksidan alami. Dalam rangka mempertahankan keseimbangan, pasokan antioksidan eksternal sangat diperlukan untuk mendapatkan manfaat maksimal dari antioksidan. Antioksidan bermanfaat bagi tubuh dengan cara menetralisir serta menghilangkan radikal bebas dari aliran darah sehingga mencegah pula penyumbatan pembuluh darah .

Antioksidan Yang Berbeda Memberikan Manfaat Pada Bagian Tubuh Yang Berbeda

Ada berbagai antioksidan yang ditemukan di alam, dan karena sangat bervariasi, maka antioksidan yang berbeda akan memberikan manfaat yang berbeda pula ke berbagai bagian tubuh. Misalnya, beta-karoten (dan karotenoid lainnya) sangat bermanfaat untuk kesehatan mata; likopen bermanfaat untuk membantu menjaga kesehatan prostat; flavonoid yang sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung untuk mencegah penyumbatan pembuluh darah; dan proanthocyanidins yang bermanfaat untuk kesehatan saluran kemih.

Antioksidan serta Manfaat pada Kesehatan Kulit

Ketika kulit terkena tingkat tinggi sinar ultraviolet, kerusakan foto-oksidatif yang disebabkan oleh pembentukan berbagai jenis spesies oksigen reaktif, termasuk singlet oksigen, radikal superoksida, dan radikal peroksida. Bentuk-bentuk lipid kerusakan oksigen reaktif sel, protein, dan DNA, dan mereka dianggap sebagai kontributor utama untuk eritema (sunburn), penuaan dini pada kanker kulit, Fotodermatosis, dan kulit.

Antioksidan dan Sistem Kekebalan Tubuh

singlet oksigen dapat membahayakan sistem kekebalan tubuh, karena memiliki kemampuan untuk mengkatalisis produksi radikal bebas. Astaxanthin dan Spirulina telah terbukti untuk meningkatkan baik sistem imun non-spesifik dan spesifik, dan untuk melindungi membran sel dan DNA sel dari mutasi. Astaxanthin adalah pemadam yang paling kuat dari oksigen singlet, dan hingga sepuluh kali lebih kuat dari karotenoid lain (termasuk beta-karoten), dan sampai 500 kali lebih kuat dari alpha tocopherol (vitamin E), sedangkan Spirulina memiliki berbagai antioksidan dan zat lain yang bermanfaat dalam meningkatkan kekebalan tubuh.

Peran antioksidan Terhadap Kadar HDL dan LDL 

Antioksidan memiliki kekuatan untuk membersihkan radikal bebas yang bersumber dari oksigen. Antioksidan berperan melindungi LDL terhadap oksidasi. Selain itu, antioksidan melindungi sel dari Reactive Oxygen Species (ROS) atau spesies radikal lainnya dengan mekanisme scavenger radikal-oksigen seperti enzim katalase, superoksida dismutase dan glutation peroksidase.

Antioksidan juga mempunyai efek yang menguntungkan pada fungsi endotel yaitu menurunkan oksidasi LDL. Konsumsi antioksidan dapat menginduksi kerja enzim antioksidan dalam tubuh sehingga mampu menekan kerusakan sel yang berlebihan dan mempertahankan status antioksidan seluler, sehingga mencegah penyumbatan pembuluh darah. Terikatnya radikal bebas oleh antioksidan endogen juga diduga menyebabkan konsentrasi oksigen dalam darah tetap stabil, akibatnya kadar hemoglobin yang mengikat oksigen juga stabil.

Meningkatkan asupan antioksidan Anda sangat penting untuk mendapatkan kesehatan yang optimal, terutama di bumi kita yang sudah tercemar saat ini. Karena tubuh tidak bisa memproduksi antioksidan, maka jumlah vitamin, mineral, fitokimia, dan enzim didapatkan dari makanan sehari-hari.

Posted in Informasi by dr. Ayu Indah Lestari | Tags: ,

Leave a Comment