WANITA MENOPAUSE BERISIKO TINGGI MENGIDAP PENYAKIT JANTUNG KORONER

February 5, 2017

Menopause adalah suatu keadaan dimana siklus menstruasi secara permanen berhenti akibat sedikitnya oosit ovarium karena penuaan. Kebanyakan wanita mengalami menopause pada usia antara 45 dan 55, tetapi menopause mungkin terjadi lebih awal pada usia 30-an atau 40-an, atau mungkin tidak terjadi sampai seorang wanita mencapai 60-an. Namun  kita tidak dapat memprediksi kapan seorang wanita akan mengalami menopause maupun gejala sugestif dari menopause. Usia di mana seorang wanita mulai mengalami periode menstruasi juga tidak berhubungan dengan usia terjadinya menopause.

Ovarium Anda merupakan sumber estrogen dan progesteron, kedua hormon kunci tersebut yang bertugas untuk mengendalikan sistem reproduksi, termasuk siklus menstruasi dan kesuburan pada wanita. Sejak Anda lahir, terdapat sel telur dalam folikel, yang ditemukan dalam ovarium. Selama menopause, jumlah folikel ovarium menurun dan ovarium menjadi kurang responsif terhadap dua hormon lain yang terlibat dalam reproduksi, yakni Luteinizing Hormone (LH) dan Follicle-Stimulating Hormone (FSH).

Ketika FSH dan LH tidak bisa lagi melakukan fungsi biasa mereka untuk mengatur estrogen, progesteron dan testosteron Anda, maka akan terjadi perubahan yang tak terelakkan dalam hormon Anda. Penurunan kadar estrogen saat menopause dapat secara signifikan mempengaruhi kesehatan Anda selama bertahun-tahun kemudian.

Adapun fungsi dari hormon Estrogen adalah :

  • Vasodilator pembuluh darah
  • Menurunkan resistensi perifer
  • Menurunkan reaktifasi vaskuler pada rangsangan vasokonstriksi
  • Menurunkan proliferasi sel otot polos pada pembentukan plak aterosklerosis
  • Memproteksi lipoprotein terhadap terjadinya oksidasi
  • Memodulasi mediator inflamasi
  • Mengubah permeabilitas pembuluh darah dengan meningkatkan Nitric Oxide

Dari beberapa fungsi diatas maka dapat disimpulkan bahwa wanita yang sudah mengalami menopause akan banyak sekali mengalami keluhan atau penyakit karena hormon “proteksi”-nya atau hormon estrogen mengalami penurunan. Tidak hanya mengalami penyakit jantung koroner, wanita yang sudah menopause akan berisiko mengidap penyakit Stroke, Hipertensi, Hiperkolesterolemia, Osteoporosis, dll.

 Mekanisme dari penyakit jantung koroner khususnya pada wanita menopause adalah akibat dari pembentukan plak sehingga terjadi penyumbatan pembuluh darah. Seiring dengan berkurangnya estrogen, plak aterosklerosis pun mudah terbentuk akibat peningkatan proliferasi sel otot polos.

Selain itu, konsentrasi serum kolesterol total secara signifikan juga lebih tinggi pada wanita menopause, sehingga mempengaruhi proses penyumbatan pembuluh darah (aterosklerosis). Salah satu penyebabnya adalah proses oksidasi lipoprotein yang gagal diproteksi oleh Estrogen. LDL yang teroksidasi mengakibatkan makrofag tidak dapat mencerna LDL sehingga makrofag malah menjadi sel foam (fatty streak). Akumulasi LDL dan sel foam mengakibatkan pembesaran plak dan terjadi penyumbatan pembuluh darah.

Menopause adalah suatu proses yang pasti akan dialami oleh setiap wanita, maka penting bagi para wanita untuk dapat menjaga asupan serta pola makan agar tidak memperparah keadaan ketika sudah mencapai masa menopause. Ubahlah gaya hidup Anda dimulai dari sekarang!!.

Posted in Informasi by dr. Ayu Indah Lestari | Tags:

Leave a Comment