Efek Samping Cimetidin terhadap Sistem Neurologis dan Psikiatris

March 15, 2017

Cimetidin adalah agen Histamin H2 Reseptor Bloker yang banyak digunakan untuk pengobatan ulkus duodenum, juga diberikan kepada esofagitis peptikum, gangguan hipersekresi dan perdarahan gastrointestinal akut.

Cimetidine memiliki banyak efek samping, salah satunya terhadap sistem neurologis dan psikiatris, seperti kebingungan, halusinasi dan disorientasi, pingsan, hingga koma. Dalam beberapa kasus juga dapat mengalami kejang, defisit neurologis fokal, serta neuropati.

Dilakukan penelitian sebanyak 47 kasus terhadap efek samping penggunaan Cimetidin. Manifestasi klinis utama yang terjadi yaitu kebingungan (mental confusion) 52%, koma 22%, kelainan neurologis 16% seperti neuropati perifer dan tanda piramidal. Komplikasi kejiwaan juga ditemukan sebanyak 10% termasuk depresi dan paranoid.

Dalam salah satu studi disebutkan bahwa Cimetidin dapat melewati sawar (barrier) darah otak. Schentag et al (1979). Efek neurotoksik juga dapat terjadi karena Cimetidine memblok reseptor H2 Histamin didalam otak.

Sumber : Postgraduate Medical Journal 58, 415-418

Posted in Edukasi, Informasi by Alkindi Support | Tags:

Leave a Comment